Pengunjung Online : 398
Hari ini :1.867
Kemarin :7.872
Minggu kemarin:93.155
Bulan kemarin:318.741

Anda pengunjung ke 48.410.424
Sejak 01 Muharam 1429
( 10 Januari 2008 )

Pengunjung baru?
   |   

Ads_C1
Tsulasa', 30 Ramadhan 1435 (Senin, 28 Juli 2014)
Beranda > Berita > Jalan Gajah Mada Pontianak Dijadikan Sentra Wisata Kuliner
4 Maret 2008 02:36

Jalan Gajah Mada Pontianak Dijadikan Sentra Wisata Kuliner

 

Pontianak- Pemerintah Kota Pontianak merencanakan kawasan Pecinan di Jalan Gajah Mada Pontianak menjadi tempat wisata kuliner malam hari untuk menarik minat wisatawan nusantara dan mancanegara.

"Jalan Gajah Mada setiap malam, apalagi malam Minggu, ramai dikunjungi masyarakat yang nongkrong di warung kopi yang jumlahnya puluhan, karenanya layak dijadikan sebagai kawasan wisata kuliner," kata Wali Kota Pontianak Buchary Abdurrachman, di Pontianak, Senin (3/3).

Ia mengatakan, kalau rencana tersebut berjalan, Pemkot Pontianak akan menutup salah satu jalur Jalan Gajah Mada yang akan dijadikan tempat para pedagang untuk membuka dagangannya.

"Apalagi Kota Pontianak terkenal dengan menu spesialnya pisang goreng yang terbuat dari pisang nipah dicampur tepung, yang kini terkenal hingga di Jakarta," ujarnya.

Buchary menambahkan, hingga kini Kota Pontianak belum memiliki tempat khusus bagi wisata kuliner seperti yang dimiliki kota-kota lainnya di Indonesia.

"Kalau kita sudah memiliki wisata kuliner, para tamu dari luar akan tertarik untuk mengunjungi Kota Pontianak. Kalau sekarang para tamu dari luar bingung kalau mau mencari makanan khas Kota Pontianak, karena tidak ada tempat khusus," kata Buchary.

Sejak dua tahun terakhir, kawasan Pecinan Jalan Gajah Mada Pontianak, bermunculan usaha warkop, baik yang memanfaatkan halaman ruko (rumah toko) yang tidak membuka dagangan saat malam maupun menyediakan tempat khusus.

Sementara itu, Anggota Komisi B (Pembangunan dan Pariwisata) DPRD Kota Pontianak, Paryadi mendukung rencana Pemkot Pontianak yang akan menyediakan tempat khusus bagi wisata kuliner.

"Tetapi, sebaiknya pemerintah melakukan penelitian terlebih dahulu sebelum menentukan tempatnya. Apakah di kawasan Jalan Gajah Mada cocok dijadikan wisata kuliner," ujarnya.

Apalagi, diketahui jalan tersebut sebagai pusat perekonomian Kota Pontianak, yang dari pagi hingga malam hari selalu dimacetkan oleh kendaraan yang berlalu-lalang.

"Sebaiknya kita cari tempat yang strategis agar tidak mengganggu ketertiban umum. Alangkah baiknya tepian Sungai Kapuas dipilih sebagai kawasan wisata kuliner," kata Paryadi.

Sumber : Antara News

Dibaca 7.853 kali

Share
Facebook

Tulis komentar Anda !




Custom Search