Pengunjung Online : 383
Hari ini :6.019
Kemarin :15.481
Minggu kemarin:104.731
Bulan kemarin:391.621

Anda pengunjung ke 48.575.770
Sejak 01 Muharam 1429
( 10 Januari 2008 )

Pengunjung baru?
   |   

Ads_C1
Sabtu, 03 Dzul Qa'dah 1435 (Jumat, 29 Agustus 2014)
Custom Search
Beranda > Wisata Pantai > Pantai Pelabuhan Ratu
Pantai Pelabuhan Ratu
Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat - Indonesia
Pantai Pelabuhan Ratu
Pantai Pelabuhan Ratu
Rating : Rating 2.3 2.3 (41 pemilih)

A. Selayang Pandang

Pelabuhan Ratu, itulah nama pantai yang terletak kurang lebih 60 km arah selatan Kota Sukabumi ini. Pantai ini merupakan salah satu obyek wisata kebanggaan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Obyek wisata ini cukup terkenal berkat panorama alamnya yang indah, udaranya yang sejuk, dan hamparan pasirnya yang luas.

Di samping keindahan alamnya, Pantai Pelabuhan Ratu juga terkenal dengan pesta laut, yaitu melarungkan kepala kerbau dan sesaji lainnya ke tengah laut. Tradisi ini diselenggarakan oleh para nelayan setempat setiap tanggal 5 April setahun sekali. Tradisi ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas anugerah yang telah diberikan berupa hasil tangkapan ikan. Acara pesta laut ini biasanya disertai pula dengan berbagai kegiatan seperti bakti sosial, lomba-lomba, dan pementasan hiburan (wayang, dangdut, drumband, tari-tarian, dan lain-lain). Tradisi ini berlangsung selama 2 hari satu malam. Untuk mengikuti acara tersebut tidak dipungut biaya.

B. Keistimewaan

Daya tarik Pantai Pelabuhan Ratu ialah kondisi gelombang air lautnya cukup cocok bila digunakan untuk olahraga surfing, sebab ketinggian gelombangnya cukup stabil. Dengan kondisi air yang seperti itu, maka di pantai ini terdapat beberapa tempat surfing yang sering dikunjungi wisatawan, yaitu Batu Guram, Karang Sari, Cimaja, Karang Haji, Indicator, Sunset Beach, Ombak Tujuh, dan Ujung Genteng. Beberapa tempat surfing tersebut ramai dikunjungi para wisatawan tepatnya pada bulan Mei hingga Oktober, saat kondisi ombak sedang tinggi.

Selain cocok sebagai tempat surfing, Pantai Pelabuhan Ratu juga menyuguhkan keindahan alam berupa batu-batu karang yang menjorok ke laut. Di atas batu karang ini, wisatawan dapat duduk-duduk sambil memancing atau sekedar melihat cipratan air laut yang menerjang bebatuan yang mirip dengan butiran mutiara. Dari atas batu karang itu, pelancong juga dapat melihat kapal-kapal nelayan yang sedang mencari ikan tampak dari kejauhan. Kapal-kapal itu terlihat kecil-kecil bagaikan perahu mainan anak-anak yang sedang terapung.

Setelah puas menyusuri keindahan Pantai Pelabuhan Ratu, wisatawan dapat menjajal aura mistik yang terdapat di Samudera Beach Hotel yang berada sekitar 300 meter dari pantai ini. Di dalam hotel itu terdapat cerita mistik tentang keberadaan kamar No. 13 yang konon menjadi persinggahan Ratu Laut Selatan, “Nyai Roro Kidul”. Kamar ini sering dijadikan sebagai tempat bersemedi meminta ketenangan batin dan berkah dalam hidup. Di kamar itu, wisatawan juga boleh melakukan semedi atau sekedar melihat-lihat suasana kamar yang disakralkan tersebut. Begitu memasuki ruangan itu, pelancong akan dikejutkan dengan suasana mistik dan desain ruangan yang didominasi dengan warna hijau. Konon, warna itu merupakan kesukaan Nyi Roro Kidul. Selain warnanya, aksesoris-aksesoris di kamar itu juga menggambarkan suasana Istana Pantai Selatan yang cukup megah.


Kamar keramat Nyai Roro Kidul di Samudera Beach Hotel
Sumber Foto: awan965.wordpress.com

Di kawasan obyek wisata Pantai Pelabuhan Ratu juga terkenal dengan adanya ritual tahunan yang diselenggarakan oleh masyarakat setempat, yaitu ritual mandi suci atau Ngabungbang. Kata ngabungbang berasal dari “Nga” yang berarti ngahijikan (menyatukan) dan “bungbang” yang berarti membuang atau membersihkan. Secara umum, ritual ini berarti mandi suci untuk menghilangkan unsur-unsur buruk, baik lahir maupun batin. Selain itu, ritual ini juga dimaksudkan sebagai sarana dalam memohon ampunan Tuhan, meminta kekuatan agar tercapai segala cita-cita, serta mengharapkan peningkatan kualitas hidup penuh kemakmuran. Tradisi tahunan ini diselenggarakan pada malam hari (mulai pukul 24.00 WIB) saat bulan purnama tanggal 14 di bulan Maulud, dan berlokasi di muara Sungai Cisukawayana, Pantai Pelabuhan Ratu.

Menurut pengakuan masyarakat setempat, pada awalnya tradisi ini diciptakan oleh Raja Hyang Brahma dari Kerajaan Medang Gali (galih/galuh) pada tahun 175—205 M. Ritual ini kemudian diteruskan oleh Prabu Siliwangi dari Kerajaan Padjadjaran dan berkembang hingga sekarang.

Kawasan wisata ini juga dilengkapi dengan tempat pelelangan ikan (TPI) yang menjual berbagai macam ikan laut seperti cakalan, layur, cumi-cumi, bawal, udang, dan lain-lain dalam kondisi masih segar. Pelancong dapat membawa pulang ikan-ikan laut itu untuk oleh-oleh keluarga di rumah. Bagi wisatawan yang ingin melihat langsung proses pendaratan kapal para nelayan dari melaut, dapat berkunjung ke tempat pelelangan ikan sekitar pukul 11.00—13.00 WIB. Pada jam-jam tersebut biasanya para nelayan sedang mendaratkan kapal-kapalnya.

Jika pelancong ingin melanjutkan berwisata mengelilingi Kabupaten Sukabumi, terdapat obyek wisata lain yang tak kalah menarik, yaitu Pantai Karang Hawu yang terletak sekitar 20 km dari Pantai Pelabuhan Ratu. Pantai ini konon merupakan lokasi istana Nyai Roro Kidul.

C. Lokasi

Pantai Pelabuhan Ratu terletak di Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa Barat, Indonesia.

D. Akses

Untuk berkunjung ke Pantai Pelabuhan Ratu, perjalanan dapat menggunakan kendaraan umum (bus) dari Terminal Bogor. Dari terminal ini, pelancong naik bus jurusan Bogor—Sukabumi dengan tarif sekitar Rp 15.000. Kemudian setelah sampai di Terminal Sukabumi, naik bus jurusan Sukabumi—Pelabuhan Ratu dan turun di lokasi (November 2008).

E. Harga Tiket

Untuk dapat masuk ke kawasan obyek wisata Pantai Pelabuhan Ratu, setiap pengunjung akan dikenai biaya masuk sebesar Rp 2.000 per orang (November 2008).

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Fasilitas yang terdapat di obyek wisata pantai ini antara lain mushala, area parkir yang cukup luas, taman bermain anak, tempat bersantai, dan beberapa warung makan yang menjual berbagai macam makanan dan minuman. Selain itu, ada juga kios-kios pakaian, suvenir, dan oleh-oleh khas Sukabumi. Bagi wisatawan yang membutuhkan fasilitas penginapan, terdapat berbagai macam losmen dan hotel di kawasan wisata tersebut, mulai dari hotel kelas melati sampai kelas berbintang. Fasilitas pendukung lainnya ialah restoran, penjaga keamanan (SAR), dan peta informasi wisata.

(Junardi/wm/28/11-08)

__________

Sumber Foto: Gaga69



Jika Anda dari luar Yogyakarta, dan ingin mengunjungi tempat ini dengan jasa travel biro, silakan hubungi:

Maharatu Tour and Travel

Jl. Sisingamangaraja No. 27 Yogyakarta.
Telp. +62 274 8373005. Fax. +62 274 379250
Email : maharatu@maharatu.com -maharatu257@yahoo.com
Website : www.maharatu.com


Share
Facebook
Dibaca 35.202 kali
Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan
komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola
obyek wisata setempat.
Komentar - komentar

doel   19/05/09 06:26
muruharja

di kampung saya juga sering diadakan acara ngabungbang yang dilakukan tengah malam dan supaya membuang sial.
Taufik Abdullah   19/06/09 11:26
Bandung

Pelabuhan Ratu..
Keren...
Pi knp yah sarana dan prasarana wisatanya masih minim? Qta kembangkan yukkk...
ahmad sanjaya   19/07/09 11:11
desa gunung malan kecamatan tenjolaya

knapah klo orang bandung kanya suka dibawa kedasarlaut? ada apa dan masalah apa?
abdul rasyid   30/08/09 04:08
manggis dirang, rt 04/05, Benda, Cicurug, Sukabumi, Jabar

Pelabuhan Ratu, memang menarik, tapi masih banyak tempat wisata yang belum dimuat dalam web ini. Satu di antarnya yang masih berkaitan dengan pantai adalah pantai Ujung Genteng. Pantai dengan suasana asri, pasir putih dengan warna air yang jernih. Lingkungan yang masih terawat, keramahan penduduk setempat membuat kita semakin betah. Apalagi di sepanjang jalan menuju ke sana banyak tempat wisata lainnya yang masih alami seperti Curug Cinumpang, Muara Cimandiri dan lainnya. Datanglah ke Sukabumi, kami siap mengantar... Akses jalan menuju ke sana lancar, di sepanjang jalan kita akan dimanjakan oleh kebun teh, pinus, dan mahoni yang rindang. Satu lagi, di sana kita akan melihat penangkaran penyu di daerah Pangumbahan....
dudidarmabakti   02/09/09 05:56
lembang bandung

sukabumi emang oke! banyak potensi excelent tapi tak ada maju & berkembang. siapa tanggung hah? kalo ada peduli dari tokoh sukabumi, mari kita bangun sendiri. Bisa? Mau? ya bisalah klo ada mau. biaya minimalis investor maksimalis. who care?
Danny   29/09/09 11:58
Jeddah KSA

wow plabuhan ratu luar biasa. Bravo Sukabumi.
dina   10/11/09 02:24
bogor

pelabuhan ratu itu memang sangat indah,, indah baget gak bakalan nyesek kalau kesana . tapi ada beberapa tempat yang belum diperhatikan jalanannya ,,,
kurniawan   17/02/10 01:31
Garut (jabar)

Pelabuhan ratu memang lndah.
rahmat   04/07/10 07:55
sukabumi

sikabumi emang beda, punya banyak panaroma yang masih alami.......
cuma yang di sayang kan pemerintah tidak perduli atas hal itu.........
avicenna   03/10/10 01:28
Palabuhanratu

orang yang bukan asli pelabuhanratu aja udah bilang indah... apalagi saya yang asli orang pelabuhanratu... pasti nya lebih bangga lagi walaupun saya mengkritik untuk pemerintah kab. sukabumi jalan dan kebersihan pantai tolong dong di perhatikan..
Komentar Anda tentang obyek wisata di atas :
Nama : *
Alamat : *
Email : *
URL / Website :
Misal : http://www.wisatamelayu.com/
Komentar - komentar : *
Komentar anda akan dimoderasi oleh administrator terlebih dahulu.
    your browser doesn't support image
Masukkan text diatas
*
   
* = Harus diisi
Fasilitas
  • Hotel
  • Bank
  • ATM dan Penukaran Uang
  • Pusat Informasi Wisata
  • Restoran dan Cafe
  • Biro Perjalanan
  • Souvenir / Cindera Hati
  • Imigrasi
  • Konsulat
  • Terminal Bus
  • Stasiun Kereta Api
  • Pelabuhan Laut / Dermaga
  • Pelabuhan Udara / Bandara
  • Maskapai Penerbangan
  • Kantor Pos
  • Telekomunikasi
  • Rumah Sakit
  • Fotografi & Studio
  • Catering
  • Fasilitas Lainnya
Ads