Pengunjung Online : 1.435
Hari ini :10.980
Kemarin :12.079
Minggu kemarin:78.840
Bulan kemarin:391.621

Anda pengunjung ke 48.540.179
Sejak 01 Muharam 1429
( 10 Januari 2008 )

Pengunjung baru?
   |   

Ads_C1
Sabtu, 25 Syawal 1435 (Jumat, 22 Agustus 2014)
Custom Search
Museum Balla Lompoa
Kabupaten Gowa - Sulawesi Selatan - Indonesia
Museum Balla Lompoa
Museum Balla Lompoa
Rating : Rating 3.2 3.2 (16 pemilih)

A. Selayang Pandang

Museum Balla Lompoa merupakan rekonstruksi dari istana Kerajaan Gowa yang didirikan pada masa pemerintahan Raja Gowa ke-31, I Mangngi-mangngi Daeng  Matutu, pada tahun 1936. Dalam bahasa Makassar, Balla Lompoa berarti rumah besar atau rumah kebesaran. Arsitektur bangunan museum ini berbentuk rumah khas orang Bugis, yaitu rumah panggung, dengan sebuah tangga setinggi lebih dari dua meter untuk masuk ke ruang teras. Seluruh bangunan terbuat dari kayu ulin atau kayu besi. Bangunan ini berada dalam sebuah komplek seluas satu hektar yang dibatasi oleh pagar tembok yang  tinggi.

Bangunan museum ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu ruang utama seluas  60 x 40 meter dan ruang teras (ruang penerima tamu) seluas 40 x 4,5 meter. Di  dalam ruang utama terdapat tiga bilik, yaitu: bilik sebagai kamar pribadi raja,  bilik tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, dan bilik kerajaan. Ketiga  bilik tersebut masing-masing berukuran 6 x 5 meter. Bangunan museum ini juga  dilengkapi dengan banyak jendela (yang merupakan ciri khas rumah Bugis) yang  masing-masing berukuran 0,5 x 0,5 meter.

Museum ini berfungsi sebagai tempat menyimpan koleksi benda-benda Kerajaan Gowa. Benda-benda bersejarah tersebut dipajang berdasarkan fungsi umum setiap ruangan pada bangunan museum. Di bagian depan ruang utama  bangunan, sebuah peta Indonesia  terpajang di sisi kanan dinding. Di ruang utama dipajang silsilah keluarga  Kerajaan Gowa  mulai dari Raja Gowa I, Tomanurunga pada abad ke-13, hingga Raja Gowa terakhir Sultan Moch Abdulkadir Aididdin A. Idjo Karaeng  Lalongan (1947-1957). Di ruangan utama ini, terdapat sebuah singgasana yang di letakkan pada area khusus di tengah-tengah ruangan. Beberapa alat perang, seperti tombak dan meriam kuno, serta sebuah payung lalong sipue (payung yang dipakai raja ketika pelantikan) juga terpajang di ruangan ini. 

Museum ini pernah direstorasi pada tahun 1978-1980. Hingga saat ini, pemerintah daerah setempat telah mengalokasikan dana sebesar 25 juta rupiah per  tahun untuk biaya pemeliharaan secara keseluruhan.

B. Keistimewaan

Museum Balla Lompoa menyimpan koleksi benda-benda berharga yang tidak hanya bernilai tinggi karena nilai sejarahnya, tetapi juga karena bahan pembuatannya dari emas atau batu mulia lainnya. Di museum ini terdapat sekitar 140 koleksi benda-benda kerajaan yang bernilai tinggi, seperti mahkota, gelang, kancing, kalung, keris dan benda-benda lain yang umumnya terbuat dari emas murni dan dihiasi berlian, batu ruby, dan permata. Di antara koleksi tersebut,  rata-rata memiliki bobot 700 gram, bahkan ada yang sampai atau lebih dari 1  kilogram. Di ruang pribadi raja, terdapat sebuah mahkota raja yang berbentuk  kerucut bunga teratai (lima  helai kelopak daun) memiliki bobot 1.768 gram yang bertabur 250 permata  berlian. Di museum ini juga terdapat sebuah tatarapang, yaitu keris emas  seberat 986,5 gram, dengan pajang 51 cm dan lebar 13 cm, yang merupakan hadiah  dari Kerajaan Demak. Selain perhiasan-perhiasan berharga tersebut, masih ada koleksi benda-benda bersejarah lainnya, seperti: 10 buah tombak, 7 buah naskah  lontara, dan 2 buah kitab Al Quran yang ditulis tangan pada tahun 1848.

C. Lokasi

Museum Balla Lompoa berada di Jalan Sultan Hasanuddin No. 48 Sungguminasa, Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

D.  Akses

Museum ini terletak di Kota Sungguminasa yang berbatasan langsung dengan  Kota Makassar. Perjalanan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi  dan angkutan umum, baik roda empat maupun roda dua.

E.  Harga Tiket Masuk

Masih dalam proses konfirmasi

F.  Akomodasi dan Fasilitas

Di dalam komplek, tersedia pelayanan jasa guide yang akan  memberikan informasi kepada pengunjung tentang museum itu sendiri dan segala sesuatu  yang berkaitan dengan koleksi benda-benda bersejarah yang ada di dalamnya.

(Samsuni/wm/08/02-08)
__________

Sumber Foto: www.panyingkul.com


Share
Facebook
Dibaca 9.321 kali
Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan
komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola
obyek wisata setempat.
Komentar - komentar

muhammad rusli   28/11/08 12:19
gg randu no 6 rt 003/02 utan kayu utara jakarta timur

perlu dilestarikan budaya bangsa dan disebar luaskan kemasyarakat umum.
andhika   19/12/08 07:49
jlan raya

baguS!!! Seru!! Nanti bakalan jalan2 deh!!!
alifuddin zuhri   22/12/09 01:13
makassar

dear,

i mangi-mangi itu bukan raja gowa ke-31 dan kerajaan gowa itu beda dengan bugis, bahkan sebenarnya kerajaan gowa adalah imperium ke-3 di Indonesia, setelah sriwijaya dan majapahit dan mataram. Hal ini terbukti pada perjanjian bongaya berisi pemaksaan belanda kepada ke maharajaan gowa untuk melepaskan daerah2 jajahannya.
Bugis itu adalah nama suku berbeda dengan suku makassar yang berpusat di gowa.
Hanya sejarawan INdonesia tidak netral dalam menulis sejarah sehingga hanya kerajaan majapahit atau mataram saja yang besar. Yaa wajar karena pusat pemerintahan sekarang di Jawa. Ke maharajaan sriwijaya sampai sekitar abad 9, kemudian majapahit/mataram sampai abad 13, sedang abad 13 sampai akhir abad 19 tepatnya desember 1905 itu adalah zamannya ke maharajaan gowa. Pengaruh ke maharajaan gowa ke barat berbatasan dengan aceh ke utara sampai moro, ke timur sampai papua ke selatan sampai australia utara.

-----------
terimakasih atas infonya

Admin www.wisatamelayu.com
andi muh indra andi idjo   19/07/10 03:54
gowa / makassar

TO : alifuddi zuhri...

Jangan anda katakan ( i mangi mangi daeng matutu ) bukan raja gowa ke.31 apa dasar anda beliau bukan raja gowa 35 ( bukan 31 )...? ini saja anda tidak mengetahui secara pasti silsilah kerajaan gowa...! kalau anda ingin beragumen silahkan anda add email saya segera...!!!
Komentar Anda tentang obyek wisata di atas :
Nama : *
Alamat : *
Email : *
URL / Website :
Misal : http://www.wisatamelayu.com/
Komentar - komentar : *
Komentar anda akan dimoderasi oleh administrator terlebih dahulu.
    your browser doesn't support image
Masukkan text diatas
*
   
* = Harus diisi
Fasilitas
  • Hotel
  • Bank
  • ATM dan Penukaran Uang
  • Pusat Informasi Wisata
  • Restoran dan Cafe
  • Biro Perjalanan
  • Souvenir / Cindera Hati
  • Imigrasi
  • Konsulat
  • Terminal Bus
  • Stasiun Kereta Api
  • Pelabuhan Laut / Dermaga
  • Pelabuhan Udara / Bandara
  • Maskapai Penerbangan
  • Kantor Pos
  • Telekomunikasi
  • Rumah Sakit
  • Fotografi & Studio
  • Catering
  • Fasilitas Lainnya
Ads