Pengunjung Online : 3.063
Hari ini :21.750
Kemarin :22.583
Minggu kemarin:138.056
Bulan kemarin:364.865

Anda pengunjung ke 48.033.831
Sejak 01 Muharam 1429
( 10 Januari 2008 )

Pengunjung baru?
   |   

Ads_C1
Khamis, 22 Jumadil Akhir 1435 (Rabu, 23 April 2014)
Custom Search
Pasar Terapung Muara Kuin
Kota Banjarmasin - Kalimantan Selatan - Indonesia
Pasar Terapung Muara Kuin
Aktivitas jual beli di Pasar Terapung Muara Kuin, Banjarmasin
Rating : Rating 3 3 (22 pemilih)

A. Selayang Pandang

Pasar Terapung Muara Kuin adalah pasar tradisional yang berada di muara Sungai Kuin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Di pasar ini, para pedagang dan pembeli melakukan aktivitas jual beli di atas perahu tradisonal. Perahu tersebut biasa disebut dengan nama jukung. Adapula jenis kapal bermotor yang ikut meramaikan aktivitas pasar ini, yakni klotok.

Pasar Terapung Muara Kuin merupakan salah satu bentuk pola interaksi jualbeli masyarakat yang hidup di atas air. Pasar ini dimulai setelah shalat Subuh dan akan berakhir ketika matahari telah beranjak naik atau sekitar jam 09.00 Wita. Apabila lewat dari jam tersebut, maka sudah dapat dipastikan bahwa pasar bakal sepi. Hal ini dikarenakan para pedagang telah berpencar menyusuri sungai-sungai kecil, untuk menjual barang dagangnya kepada penduduk yang rumahnya berada di bantaran sungai.

Pasar terapung ini sudah ada lebih dari 400 tahun lalu dan merupakan sebuah bukti aktivitas jual-beli manusia yang hidup di atas air. Seperti halnya pasar-pasar yang ada di daratan, di pasar terapung ini  juga dilakukan transaksi jual beli barang seperti sayur-mayur, buah-buahan, segala jenis ikan, dan berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya. Pembelian dari tangan pertama disebut dukuh, sedangkan tangan kedua  yang membeli dari para dukuh untuk dijual kembali disebut panyambangan. 

Namun sayang, kondisi aktraktif aktivitas jual-beli di atas perahu tersebut  semakin lama semakin pudar pamornya, baik karena jumlah jumlah pedagang yang semakin  sedikit, sikap penjual yang tidak lagi cukup bersahabat, ataupun kurangnya  dukungan dari pemerintah Kota Banjarmasin. Kebijakan pemerintah membangun pasar di darat dekat dengan Pasar Terapung Kuin dan pembangunan ratusan jembatan  rendah yang menghalangi akses lalu lintas sungai, baik langsung atau tidak,  merupakan salah satu penyebab semakin memudarnya aktivitas jual-beli di  floating market ini.

B. Keistimewaan

Keistemewaan pasar ini adalah masih sering terjadi transaksi barter antar para pedagang berperahu, yang dalam bahasa Banjar disebut bapanduk, sesuatu yang unik dan langka.

Mengunjungi Pasar Terapung Muara Kuin akan memberikan kenangan tak  terlupakan tentang bagaimana masyarakat yang hidup di atas air memenuhi  kebutuhan hidupnya. Selain itu, pengunjung juga akan mengetahui pola transaksi  jualbeli yang telah berumur lebih dari 400 tahun. Oleh karenanya, pasar ini menjadi saksi bisu perjalanan aktivitas ekonomi masyarakat Kalimantan Selatan. Sehubungan denngan hal tersebut, maka muncul pameo belum ke Banjarmasin jika belum mengunjungi Floating Market Muara Kuin.

Salah satu keunikan dari Pasar Terapung adalah desak-desakan antara perahu besar dan perahu kecil yang mencari pembeli, serta penjual yang bersliweran kesana kemari dan kapalnya yang dimainkan gelombang Sungai Barito. Pasar terapung tidak memiliki organisasi seperti pasar di daratan, sehingga tidak tercatat berapa jumlah pedagang dan pengunjung atau pembagian pedagang bersarkan barang dagangan.

Suasana berdesak-desakan antara perahu besar di pasar  terapung ini cukup unik dan khas. Para pengemudi jukung dengan mahirnya mengayuh dan mengejar pembeli atau penjual yang berseliweran kian kemari dan perahu mereka kerap oleng dimainkan gelombang Sungai Barito. Bagi wisatawan yang datang dari kota-kota besar, akan merasakan sensasi tersendiri ketika mengamati pedagang wanita dengan topi lebarnya berperahu  menjual hasil kebun atau makanan olahannya sendiri.

Pasar terapung tidak memiliki organisasi seperti pada  pasar di daratan, sehingga tidak tercatat berapa jumlah pedagang dan pengunjung,  pembagian pedagang berdasarkan barang dagangan, dan tempat berjualan yang  selalu berpindah-pindah.

Bagi pengunjung yang hanya ingin bersantai, bisa menikmati secangkir teh  atau kopi, plus makanan/kue khas Banjar, sembari menikmati goyangan ombak yang  menerpa klotok yang ditumpangi. Pengunjung juga dapat menyaksikan rumah-rumah terapung (Rumah Lanting) yang berada di  sepanjang pinggiran sungai.


Menikmati sarapan di atas kapal klotok

C. Lokasi

Pasar Terapung Muara Kuin terletak di aliran Sungai Barito, tepatnya di muara Sungai Kuin, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Bajarmasin, Kalimantan Selatan.

D. Akses

Jika  berangkat dari pusat Kota Banjarmasin dengan menggunakan perahu mesin  atau yang biasa disebut klotok, diperlukan waktu sekitar 45 menit untuk  menuju pasar yang berada di aliran Sungai Barito tersebut. Jika ingin lebih cepat sampai, pengunjung dapat menggunakan angkutan darat dengan menempuh rute Kota Banjarmasin  Desa Alalak. Dari Desa Alalak menuju lokasi Pasar Terapung yang jaraknya tidak begitu jauh pengunjung bisa mencarter klotok dengan harga Rp 70.000,00 (tergantung bisa tidaknya pencarter menawar harga). Dengan menyewa klotok, pengunjung tidak hanya bisa menyaksikan aktivitas di floating market, tetapi  juga bakal diajak berwisata ke Pulau Kembang.

E. Tiket Masuk

Tidak ada biaya masuk

F. Akomodasi dan fasilitas lainnya.

Di tempat ini tersedia tempat penyewaan perahu klotok, rumah makan, warung-warung penjual makanan dan minumana ringan. Selain itu, di pasar ini  para pengunjung dapat bermalam di Rumah-Rumah Lanting yang berjejer di pinggir  sungai.

Adi Tri Pramono (wm/32/04-10)

_________

Daftar bacaan:

  • “Pasar Terapung Muara Kuin,” artikel tt diunduh pada tanggal 29 April 2010, dari: http://id.wikipedia.org.
  • “Menjelajah Pasar Terapung, Muara Kuin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan,” artikel diunduh pada tanggal 29 April 2010, dari: http://vibizlife.com.
  • “Pasar Terapung Kuin,” artikel diunduh pada tanggal 29 April, dari: http://www.banjarmasinkota.go.id.
  • Sumber Foto: Koleksi WisataMelayu.com (Fotografer: Aam Ito Tistomo)

Share
Facebook
Dibaca 11.684 kali
Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan
komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola
obyek wisata setempat.
Komentar - komentar

IWAN ANREZ   21/06/09 02:55
PAL MERAH UTARA III NO: 1 JAKARTA 11480

saya sangat terkesan dgn pasar terapung di BANJARMASIN, belasan tahun yg lalu saya pernah kesana dan sempat sarapan pagi di atas sungai barito. bagus dan patut utk dijadikan obyek wisata!
sisca   29/07/09 03:34
tj duren

bgs, keterangan sgd lgkap...
^_^
ikhwan   20/04/10 08:24
banjar baru jl guntungpaikat

sebaknya lebih di rawat lagi sungai nya
zakia rahman   29/05/10 01:36
pasangkayu sulawesi barat

semoga liburan ini bisa mapir kesana....
Denis Anrez   21/09/10 06:39
Puncak - Cipanas

semoga saya bisa diajak jalan - jalan kesana oleh yg menulis topik ini ^ ^
Ahmad MSA   01/11/10 10:28
Banjarmasin

harus dilestarikan lagi obyek wisatanya
terutama pasar terapugnya
tarimakasih
Komentar Anda tentang obyek wisata di atas :
Nama : *
Alamat : *
Email : *
URL / Website :
Misal : http://www.wisatamelayu.com/
Komentar - komentar : *
Komentar anda akan dimoderasi oleh administrator terlebih dahulu.
    your browser doesn't support image
Masukkan text diatas
*
   
* = Harus diisi
Fasilitas
  • Hotel
  • Bank
  • ATM dan Penukaran Uang
  • Pusat Informasi Wisata
  • Restoran dan Cafe
  • Biro Perjalanan
  • Souvenir / Cindera Hati
  • Imigrasi
  • Konsulat
  • Terminal Bus
  • Stasiun Kereta Api
  • Pelabuhan Laut / Dermaga
  • Pelabuhan Udara / Bandara
  • Maskapai Penerbangan
  • Kantor Pos
  • Telekomunikasi
  • Rumah Sakit
  • Fotografi & Studio
  • Catering
  • Fasilitas Lainnya
Ads