Pengunjung Online : 2.007
Hari ini :23.062
Kemarin :24.067
Minggu kemarin:158.890
Bulan kemarin:459.585

Anda pengunjung ke 49.136.468
Sejak 01 Muharam 1429
( 10 Januari 2008 )

Pengunjung baru?
   |   

Ads_C1
Tsulasa', 29 Safar 1436 (Senin, 22 Desember 2014)
Custom Search
Makam Putri Tujuh
Kota Dumai - Riau - Indonesia
Makam Putri Tujuh
Makam Putri Tujuh Dumai
Rating : Rating 2.9 2.9 (27 pemilih)

A. Selayang Pandang

Makam Putri Tujuh merupakan salah satu obyek wisata yang terbilang baru di Kota Dumai, Propinsi Riau. Makam ini oleh masyarakat Dumai dipercaya mempunyai nilai sejarah dan keunikan tersendiri. Tidak seperti makam pada umumnya, di makam ini terdapat tujuh kuburan putri yang dimakamkan secara bersama-sama. Ketujuh putri tersebut merupakan anak dari Ratu Cik Sima, penguasa Kerajaan Seri Bunga Tanjung. Ketika perang melanda kerajaan Seri Bunga Tanjung, tujuh putri kerajaan ini, dengan cara misterius, meninggal dan dimakamkan secara bersama-sama. Makam Putri Tujuh inilah yang merupakan bukti keberadaan cerita meninggalnya tujuh putri kerajaan Seri Bunga Tanjung tersebut.

B. Keistimewaan

Kompleks Makam Putri Tujuh memang boleh dikatakan sarat akan nilai sejarah. Dalam legendanya, konon, pada zaman dahulu kala hiduplah tujuh orang putri dalam Kerajaan Seri Bunga Tanjung yang diyakini bertempat di daerah Dumai sekarang. Ketujuh putri tersebut mempunyai paras yang cantik. Namun, di antara tujuh putri ini, putri bungsulah yang paling cantik. Ia bernama Mayang Sari. Namun karena kecantikannya itu, ia dikenal dengan nama Mayang Mengurai.

Pada suatu hari, tujuh putri istana itu mandi di Lubuk Sarang Umai. Karena asik bercengkerama, ketujuh putri tersebut tak menyadari kalau mereka diperhatikan oleh beberapa orang. Orang-orang ini adalah pangeran dari Kerajaan Empang Kuala beserta pengawal-pengawalnya. Pangeran Empang Kuala merasa terpesona dengan Putri Mayang Sari dan berhasrat meminang sang putri. Pada saat yang ditentukan, datanglah utusan pangeran Empang Kuala ke Kerajaan Seri Bunga Tanjung dengan tujuan melamar putri Mayang Sari. Namun, menurut adat Kerajaan Seri Bunga Tanjung, hanya putri sulunglah yang berhak mendapat pinangan dulu, sedangkan putri Mayang Sari adalah putri bungsu yang belum boleh menerima lamaran. Oleh karena aturan adat tersebut, maka lamaran Pangeran Empang Kuala pun ditolak.  

Mendengar laporan penolakan lamaran itu, sang pangeran pun naik pitam dan dengan segera memerintahkan pasukannya untuk menyerang Kerajaan Seri Bunga Tanjung. Pada suatu hari, Kerajaan Seri Bunga Tanjung akhirnya diserang oleh bala tentara Kerajaan Empang Kuala, yang mengakibatkan kesalamatan keluarga istana terancam. Ratu Cik Sima, sebagai penguasa Raja Seri Bunga Tanjung, dengan segera melarikan ketujuh putrinya ke tengah hutan dan menyembunyikannya di dalam sebuah lubang yang terlindung oleh pepohonan dengan berbekal makanan seperlunya. Setelah pertarungan dua kerajaan tersebut berakhir, Ratu Cik Sima bergegas mendatangi tempat persembunyian tujuh putrinya. Sesampainya di sana, alangkah terkejutnya sang Ratu karena tujuh putrinya sudah dalam keadaan tak bernyawa, karena kehabisan bekal makanan. Di tempat inilah ketujuh putri tersebut akhirnya dimakamkan.

C. Lokasi

Lokasi Makam Putri Tujuh terletak di kawasan Pengilangan Minyak Operasional Pertamina UP II Dumai, Kota Dumai, Propinsi Riau, Indonesia.

D. Akses

Dalam proses pengumpulan data

E. Harga Tiket

Wisatawan yang berkunjung ke makam ini tidak dipungut biaya.

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Dalam proses pengumpulan data.

(Irfan Afifi/wm/04/04-08)


Share
Facebook
Dibaca 14.164 kali
Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan
komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola
obyek wisata setempat.
Komentar - komentar

amam   11/12/08 09:04
dumai

boleh kagak p9e sano...
Raheko   05/04/09 01:29
Dumai

Sungguh sangat disayangkan kalo makam ini dikategorikan objek wisata tak bisa dikunjungi oleh banyak orang, hanya orang yang bekerja di dalam kilang saja bisa mengunjungi makam ini, terpulang kepada pemda kota dumailah untuk mencari solusinya.
AYU ERNITA   19/04/09 09:49
JL. KELAKAP 7 DUMAI

masa orang2 gak boleh ksana sich, seharusnya itu kan dijadikan tempat wisata, gimana sich???
timbul aman s   23/04/09 06:53
dumai

kenapa ya warga tidak boleh masuk? tapi dikatakan diatas bahwa makam putri 7 ialah objek wisata.
KENAPA...
saidil   09/10/09 01:23
dumai

Kalau mau dijadikan objek wisata, maka pemko harus mensosialisasikan objek makam putri tujuh kepada masyarakat dumai itu sendiri, sehingga masyarakat tahu bahwa di dumai ada tempat wisata yang patut dikunjungi. Selain itu, masyarakat harus diperbolehkan melihat dan mengunjungi makam tersebut.
LIA   01/10/10 10:26
Kaharuddin Nasution

Benar juga sih macam mano nakmasuk awak harus punyo bet, namonyo dalam kilang !!!!!!! tak bisa sembarang masuk do .........emangnyo nenek moyang kito punyo??????
adara   24/01/11 01:14
dumai

objek wisata yang ada di dumai ini harus lebih di perhatikan bila ingin menjadikan kota dumai tourism.
sangat di sayangkan para pengelola tidak bisa memberikan kinerja yang maksimal....
hafiz   23/04/11 12:49
basilam baru, dumai

sayang cuman itu yang tersisa, sebagai bukti keberadan kerajan seri bunga tanjung,,,

ohyaa, menurut cerita tetuwo di kampung ambo, tak cuman kerajan seri bunga tanjung yang ada di dumai, masih banyak kerajan yang lain, salah satunya kerajan rambah.
Komentar Anda tentang obyek wisata di atas :
Nama : *
Alamat : *
Email : *
URL / Website :
Misal : http://www.wisatamelayu.com/
Komentar - komentar : *
Komentar anda akan dimoderasi oleh administrator terlebih dahulu.
    your browser doesn't support image
Masukkan text diatas
*
   
* = Harus diisi
Fasilitas
  • Hotel
  • Bank
  • ATM dan Penukaran Uang
  • Pusat Informasi Wisata
  • Restoran dan Cafe
  • Biro Perjalanan
  • Souvenir / Cindera Hati
  • Imigrasi
  • Konsulat
  • Terminal Bus
  • Stasiun Kereta Api
  • Pelabuhan Laut / Dermaga
  • Pelabuhan Udara / Bandara
  • Maskapai Penerbangan
  • Kantor Pos
  • Telekomunikasi
  • Rumah Sakit
  • Fotografi & Studio
  • Catering
  • Fasilitas Lainnya
Ads