Pengunjung Online : 1.601
Hari ini :12.845
Kemarin :15.396
Minggu kemarin:119.920
Bulan kemarin:432.563

Anda pengunjung ke 48.597.153
Sejak 01 Muharam 1429
( 10 Januari 2008 )

Pengunjung baru?
   |   

Ads_C1
Tsulasa', 06 Dzul Qa'dah 1435 (Senin, 1 September 2014)
Custom Search
Beranda > Wisata Makam > Makam Sunan Bonang
Makam Sunan Bonang
Kabupaten Tuban - Jawa Timur - Indonesia
Makam Sunan Bonang
Makam Sunan Bonang di Kabupaten Tuban
Rating : Rating 2.2 2.2 (31 pemilih)

A. Selayang Pandang

Jika anda berkunjung ke kota Tuban, Jawa Timur,  sempatkanlah berziarah ke makam Sunan Bonang. Setiap hari, apalagi di bulan  Ramadhan, makam Sunan Bonang ramai dikunjungi oleh ribuan peziarah. Makam Sunan  Bonang di Tuban sebetulnya merupakan satu dari empat versi makam Sunan Bonang  lainnya. Tempat lain yang juga dianggap sebagai tempat persemayaman Sunan Bonang,  yaitu: di pulau Bawean (Kabupaten Gresik, Jawa Timur), Desa Singkal di  Kabupaten Kediri, dan di Desa Bonang, Lasem, Kabupaten Rembang.

Raden Maulana Makdum Ibrahim, atau yang dikenal  dengan nama Sunan Bonang, adalah satu dari sembilan wali (Walisongo)  yang dihormati oleh masyarakat Jawa. Ayahnya adalah Sunan Ampel, sedangkan  ibunya bernama Nyai Ageng Manila, puteri dari Arya Teja, salah seorang  Tumenggung dari kerajaan Majapahit yang berkuasa di Tuban.

Sunan Bonang hidup dalam kurun waktu 60 tahun (14651525 M) dan menyebarkan agama Islam di daerah Tuban dan sekitarnya. Dalam berdakwah, Sunan Bonang menempuh cara persuasif, misalnya dengan menciptakan tembang Tamba Ati (penyembuh jiwa) yang sampai kini masih populer dinyanyikan orang.

B. Keistimewaan

Para peziarah yag datang ke makam Sunan Bonang  umumnya melakukan doa tahlil maupun membaca surat Yasin. Akan tetapi,  selain untuk berdoa, mengunjungi makam ini peziarah juga dapat menyaksikan jejak  penyebaran agama Islam khususnya yang dilakukan oleh Sunan Bonang.

Masjid yang menyambut pengunjung ketika memasuki  gapura, misalnya, merupakan masjid tua yang menjadi pusat penyebaran agama yang  dilakukan oleh Sunan Bonang. Di pelataran masjid ini, terdapat salah satu peninggalan  Sunan Bonang, yaitu tempat wudhu yang terbuat dari batu. Hingga kini, batu  tersebut terawat dengan baik dan dipagari.

Sebagaimana makam Walisongo lainnya, di  komplek makam ini pengunjung dilarang mengambil gambar. Seorang juru kunci akan  setia mendampingi rombongan yang masuk ke dalam cungkup dan akan memperingatkan  pengunjung yang coba-coba mengambil gambar makam Sunan Bonang.

Melengkapi kunjungan wisata di kota Tuban,  pengunjung dapat menambah daftar tujuan wisata ke sejumlah tempat di dekat  lokasi makam Sunan Bonang, misalnya Gua Akbar yang terletak tepat di bawah  Pasar Baru, di pusat kota Tuban.

C. Lokasi

Makam Sunan Bonang terletak di Kabupaten Tuban, Jawa  Timur, sekitar 200 meter dari alun-alun kota.

D. Akses

Para pengunjung dapat berziarah ke makam ini  sejak pukul 08.00 WIB hingga tengah malam. Untuk sampai di komplek pekuburan  Sunan Bonang, pengunjung dapat menempuhnya melalui kota Surabaya. Jarak antara  Surabaya-Tuban sekitar 91 km atau diperlukan + 2 jam perjalanan dari  kota Surabaya dengan menggunakan kendaraan umum (bus) ataupun kendaraan pribadi.

Sampai di kota Tuban, untuk menuju makam,  pemerintah daerah (pemda) setempat telah menyediakan lahan parkir yang cukup  luas. Dengan demikian, pengunjung bisa memarkirkan kendaraannya di area parkir  tersebut. Dari area parkir ini, peziarah harus menyusuri jalan kampung yang  membujur ke arah barat dengan jarak sekitar 200 meter untuk menuju lokasi  makam. Jika enggan berjalan kaki, pengunjung dapat menggunakan jasa angkutan becak.

Selanjutnya, pengunjung akan memasuki gapura yang  di dalamnya terdapat sebuah masjid dengan halaman yang luas. Untuk sampai di  komplek makam, peziarah harus memasuki gapura kedua yang berada di belakang  masjid. Di kompleks pemakaman ini, yang dikitari oleh ratusan nisan para  kerabat dan murid-murid Sang Sunan, peziarah harus rela mengantri di luar cungkup (bangunan beratap pelindung makam), karena cungkup seluas 400 meter  persegi itu hanya mampu menampung 25 orang peziarah.

E. Harga Tiket

Mengunjungi dan berziarah di komplek pekuburan  Sunan Bonang tidak dipungut biaya.

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Di komplek pekuburan Sunan Bonang ini, peziarah  dapat memanfaatkan fasilitas yang ada, misalnya menggunakan masjid dan berandanya untuk melakukan shalat dan beristirahat, memanfaatkan tempat wudu dan  kamar mandi untuk membersihkan diri, serta membeli suvenir yang dijajakan oleh  kios-kios di sepanjang jalan menuju makam.

(Lukman Solihin/wm/09/02-08)

__________

Sumber  Foto: www.flickr.com - sjamsu



Jika Anda dari luar Yogyakarta, dan ingin mengunjungi tempat ini dengan jasa travel biro, silakan hubungi:

Maharatu Tour and Travel

Jl. Sisingamangaraja No. 27 Yogyakarta.
Telp. +62 274 8373005. Fax. +62 274 379250
Email : maharatu@maharatu.com -maharatu257@yahoo.com
Website : www.maharatu.com


Share
Facebook
Dibaca 21.357 kali
Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan
komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola
obyek wisata setempat.
Komentar - komentar

mya dharma   09/05/08 12:08

sebagai warga tuban, saya ingin memberikan saran kepada pemda kabupaten tuban.
sebaiknya pemda harus lebih peduli terhadap beliau-beliau yang mengabdikan dirinya untuk mengurus makam sunan bonang. tanpa mereka, industri pariwisata di kabupaten tuban akan lemah.
terima kasih.
kasdan w. noor   06/04/09 04:03
Komp Bintan Center Blok P 12 Tg.Pinang, Prov. Kepri

Saya seorang PNS PemProv Kepri, lahir dan besar (sampai SMA) di Tuban, tepatnya di Kec. Widang yang sudah sejak 1985 merantau dan sekali-kali pulang ke Widang. Alhamdulillah sekali waktu saya pernah berkunjung ke Gua Akbar dan Masjid/Makam Sunan Bonang serta Tg. Kodok sekitar tahun 1997, saya terkesan dan ingin ke sana lagi. Mungkin sekarang sudah lebih bagus lagi ya, karena sudah sangat lama. Mohon info dari Dinas Pariwisata tentang obyek wisata di Tuban yang lebih lengkap. Trimakasih.
afni   11/05/09 03:51
lidah wetan gg VII surabaya

sebenarnya obyek wisata tersebut bagus, menarik, dan banyak memberi manfaat. tetapi, perlu penertiban preman-preman pasar depan alun-alun khususnya pada malam hari, kalau seperti itu makam sunan Bonang bisa sepi dari peziarah.
devi   27/05/09 01:05
lidah wetan gang viii surabaya

asyik banget saat berwisata ke kota yang satu ini. banyak sekali keistimewaan yang dimiliki Tuban. semuanya perlu perhatian yang ekstra dari pemerintah dan tentunya dibuat sedemikian menarik lagi sehingga akan menarik minat pengunjung dari semua warga luar kota maupun luar negeri. ^_^
syauqy ambadar   27/07/09 06:18
Jl manyar kertoarjo IV Blok BF 341 Sby

berdoa dan ziarah kubur hukumnya sunnah, tapi masya Allah... seringkali peziarah mengganggu warga kutorejo gang astana Tuban. Bagaimana ini Pemda menagani ini, kebetulan saya tahu itu karena sering ke sana, dalam rangka berkunjung/silaturrahim salah satu famili di sana.
galih adips   25/04/10 02:58
tuban, jatim

salam kenal....
bangga jadi orang Tuban.....


http://tubanpunyatoak.blogspot.com/
Komentar Anda tentang obyek wisata di atas :
Nama : *
Alamat : *
Email : *
URL / Website :
Misal : http://www.wisatamelayu.com/
Komentar - komentar : *
Komentar anda akan dimoderasi oleh administrator terlebih dahulu.
    your browser doesn't support image
Masukkan text diatas
*
   
* = Harus diisi
Fasilitas
  • Hotel
  • Bank
  • ATM dan Penukaran Uang
  • Pusat Informasi Wisata
  • Restoran dan Cafe
  • Biro Perjalanan
  • Souvenir / Cindera Hati
  • Imigrasi
  • Konsulat
  • Terminal Bus
  • Stasiun Kereta Api
  • Pelabuhan Laut / Dermaga
  • Pelabuhan Udara / Bandara
  • Maskapai Penerbangan
  • Kantor Pos
  • Telekomunikasi
  • Rumah Sakit
  • Fotografi & Studio
  • Catering
  • Fasilitas Lainnya
Ads