Pengunjung Online : 979
Hari ini :6.064
Kemarin :10.698
Minggu kemarin:98.727
Bulan kemarin:432.563

Anda pengunjung ke 48.711.713
Sejak 01 Muharam 1429
( 10 Januari 2008 )

Pengunjung baru?
   |   

Ads_C1
Isnain, 26 Dzul Qa'dah 1435 (Minggu, 21 September 2014)
Custom Search
Meriam Puntung
Kota Medan - Sumatra Utara - Indonesia
Meriam Puntung
Meriam Puntung di Museum Maimoon
Rating : Rating 2.7 2.7 (22 pemilih)

A. Selayang Pandang

Pada masa Kesultanan  Iskandar Muda (1607-1636) pernah terjadi peperangan antara Kerajaan Aceh dan  Kerajaan Aru Baru (Kerajaan Timur Raya). Peperangan itu terjadi karena keinginan  seorang Raja Aceh mempersunting seorang perempuan yang sangat cantik dari  Kerajaan Aru Baru (sekarang di Deli Tua), mengalami kegagalan. Perempuan itu  adalah Putri Hijau, yang saking cantiknya dari tubuhnya memancarkan cahaya warna  hijau.

Dalam sebuah legenda  dikisahkan, Putri Hijau memiliki dua orang saudara laki-laki, yang pertama  bernama Mambang Yasid dan yang kedua bernama Mambang Khayali (Sakti). Keduanya  ini sangat menyayangi Putri Hijau. Mereka bertiga adalah pimpinan Kerajaan Aru  Baru.

Suatu ketika, datanglah  seorang Raja Aceh ke Kerajaan Aru Baru dengan maksud melamar Putri Hijau yang  cantik jelita itu. Lamaran tersebut ditolak oleh kedua saudara laki-lakinya  itu, yang menyebabkan Raja Aceh tersebut merasa tersinggung dan menjadi murka. Akhirnya  Raja Aceh itu memimpin pasukan menyerang Kerajaan Aru Baru. Mambang Yasid dan  pasukannya berhasil dikalahkan oleh pasukan Aceh, sedangkan Mambang Khayali  berubah menjadi Meriam Puntung yang menggempur pasukan Aceh. Lama-kelamaan  meriam itu menjadi panas, akhirnya meledak, pecah dan terlempar. Mambang  Khayali pun meninggal. Bagian depan pecahan meriam terlempar ke dataran tinggi  Karo di dekat Kabanjahe, sedangkan di bagian belakangnya terlempar ke Labuhan  Deli. Dari Labuhan Deli lalu dipindahkan ke pekarangan Istana Maimoon.

B. Keistimewaan

Pada pagi hari tanggal 5  November 1995 terjadi peristiwa yang mengejutkan banyak orang, karena Meriam  Puntung dan kerandanya telah berada di luar ruangan. Padahal, pintu tempat  persemayaman Meriam Puntung itu dalam keadaan terkunci. Tidak ada orang yang  sanggup mengangkatnya, akhirnya beberapa orang kerabat Kesultanan Deli datang  dan berhasil membawanya ke tempat semula.

Sebagai informasi, ada  beberapa pengunjung yang berdoa di dekat meriam, sambil membasuh muka dengan  air yang tempatnya disediakan di dekat meriam. Setelah itu, pengunjung memasukkan  uang dalam jumlah tertentu ke dalam sebuah kotak amal yang ada di dekat meriam.

C. Lokasi

Meriam Puntung berada di  pekarangan Istana Maimoon, di Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimoon, Kota  Medan, Sumatera Utara, Indonesia.

D. Akses Menuju  Lokasi

Akses menuju ke lokasi ini  sangat mudah, karena Kelurahan Aur berada di tengah Kota Medan. Banyak angkutan  umum yang lalu lalang melewati lokasi ini, seperti taxi, angkutan umum, becak  mesin, dan becak dayung.

E. Harga Tiket

Tidak ada harga tiket resmi  untuk masuk ke dalam bangunan kecil berbentuk rumah adat Batak Karo itu, tempat  disemayamkannya Meriam Puntung. Namun demikian, pengunjung biasanya memberikan  uang kebersihan kepada seorang guide yang menerangkan sejarah meriam itu.  Biaya yang biasa diberikan sebesar Rp. 2.000,00 per orang (Maret 2008).

F. Akomodasi dan  Fasilitas Lainnya

Oleh karena lokasinya di  tengah Kota Medan, tidak sulit mencari penginapan kelas melati atau pun hotel  berbintang. Restoran dan kedai makanan juga ada di sekitar lokasi.

(Poncut/wm/ 04/ 03-08)
__________

Sumber Foto: Koleksi Pribadi Teuku Cut Mahmud Aziz


Share
Facebook
Dibaca 11.877 kali
Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan
komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola
obyek wisata setempat.
Komentar - komentar

amal   28/04/10 03:48
medan

Bagus banget
Gilang   04/02/11 04:34
JL.Sempurna 23 medan

semoga lestari
Komentar Anda tentang obyek wisata di atas :
Nama : *
Alamat : *
Email : *
URL / Website :
Misal : http://www.wisatamelayu.com/
Komentar - komentar : *
Komentar anda akan dimoderasi oleh administrator terlebih dahulu.
    your browser doesn't support image
Masukkan text diatas
*
   
* = Harus diisi
Fasilitas
  • Hotel
  • Bank
  • ATM dan Penukaran Uang
  • Pusat Informasi Wisata
  • Restoran dan Cafe
  • Biro Perjalanan
  • Souvenir / Cindera Hati
  • Imigrasi
  • Konsulat
  • Terminal Bus
  • Stasiun Kereta Api
  • Pelabuhan Laut / Dermaga
  • Pelabuhan Udara / Bandara
  • Maskapai Penerbangan
  • Kantor Pos
  • Telekomunikasi
  • Rumah Sakit
  • Fotografi & Studio
  • Catering
  • Fasilitas Lainnya
Ads