Pengunjung Online : 2.783
Hari ini :27.103
Kemarin :22.583
Minggu kemarin:138.056
Bulan kemarin:364.865

Anda pengunjung ke 48.035.273
Sejak 01 Muharam 1429
( 10 Januari 2008 )

Pengunjung baru?
   |   

Ads_C1
Jum'ah, 23 Jumadil Akhir 1435 (Kamis, 24 April 2014)
Custom Search
Beranda > Wisata Gunung > Gunung Agung
Gunung Agung
Kabupaten Karangasem - Bali - Indonesia
Gunung Agung
Gunung Agung
Rating : Rating 2.8 2.8 (20 pemilih)

A. Selayang Pandang

Gunung Agung merupakan gunung tertinggi di Pulau Bali. Gunung berapi ini mulanya memiliki ketinggian sekitar 3.142 meter di atas pemukaan laut (dpl), namun setelah meletus pada tahun 1963 diperkirakan ketinggiannya turun menjadi 2.920—3.014 meter dpl. Saat ini, puncak tertinggi Gunung Agung terletak di bagian barat daya, tepat di atas Pura Besakih.

Bagi masyarakat Bali, Gunung Agung adalah gunung suci yang merupakan pertanda keagungan Yang Maha Kuasa. Satu kejadian yang cukup menggemparkan terjadi ketika Gunung Agung meletus pada tahun 1963 dan menewaskan sekitar 1.000 orang serta merusak lebih dari 100.000 rumah penduduk. Namun, anehnya bencana alam tersebut tidak membuat kerusakan yang berarti terhadap Pura Besakih yang letaknya kira-kira hanya 1 km dari kawah Gunung Agung.

Kejadian lainnya, kira-kira 40 hari sebelum bencana letusan Gunung Agung terjadi, pemerintah Indonesia telah mencanangkan event Ekadasa Rudra (perayaan setiap seratus tahun Pura Besakih) pada tanggal 8 Maret 1963 sebagai event kunjungan wisata internasional. Meskipun sejak akhir bulan Februari 1963 Gunung Agung mulai menunjukkan aktivitas yang cukup membahayakan, seperti menyemburkan asap, debu, serta mengeluarkan suara gemuruh, akan tetapi pemerintah Indonesia enggan mengundurkan tanggal penyelenggaraan ritual tersebut. Namun pada akhirnya, event itu ditangguhkan juga hingga tahun 1979 karena alasan keselamatan para wisatawan. Yang cukup mengherankan, letusan dahsyat Gunung Agung baru benar-benar terjadi pada tanggal 17 Maret 1963 (versi yang lain menyebutkan tanggal 18 Maret) setelah para turis meninggalkan lokasi rencana perayaan Ekadasa Rudra tersebut.

B. Keistimewaan

Gunung Agung termasuk obyek wisata pendakian terkemuka di Indonesia. Sebagai gunung berapi yang masih aktif, Gunung Agung menyajikan panorama kepulan asap dan semburan pasir dan kerikil dari lubang kawah yang menganga dengan diameter 500 meter. Jika cuaca sedang cerah, dari puncak gunung ini wisatawan dapat menikmati pemandangan kota-kota di sekitarnya. Keindahan alam inilah yang menarik wisatawan untuk mendaki puncak Gunung Agung.

Supaya aktivitas pendakian berjalan aman, ada beberapa pantangan yang harus dihindari oleh para pendaki gunung ini. Pantangan pertama adalah mendaki saat berlangsungnya perayaan keagamaan di Pura Besakih maupun Pura Pasar Agung. Pantangan lainnya, bagi wisatawan perempuan sebaiknya tidak mendaki ketika sedang datang bulan. Sebab, menurut kepercayaan masyarakat setempat, apabila dua pantangan tersebut dilanggar akan mengundang musibah.

C. Lokasi

Gunung Agung terletak di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, Indonesia.

D. Akses

Untuk menuju Gunung Agung via Pura Besakih, wisatawan dapat memulai perjalanan dari Kota Denpasar dengan jarak sekitar 25 km ke arah utara. Alternatif lainnya, wisatawan dapat menempuh perjalanan dari Kota Semarapura (Kabupaten Klungkung) ke Pura Besakih menggunakan angkutan umum (bemo) dengan biaya sekitar Rp 5.000 (April 2008).

Untuk aktivitas pendakian, wisatawan dapat menempuh dua jalur, yaitu rute dari Pura Besakih dan rute dari Pura Pasar Agung. Rute dari Pura Besakih boleh dibilang cukup populer, karena melalui rute ini pendaki akan sampai di puncak tertinggi Gunung Agung. Dari Pura Besakih, wisatawan dapat menempuh perjalanan hingga ke tempat perkemahan dengan waktu tempuh sekitar 4 jam berjalan kaki. Selanjutnya, pendakian terakhir melewati punggung gunung yang cukup datar hingga mencapai puncak/tubir kawah dengan waktu tempuh + 2 jam. Sementara itu, pendakian dari Pura Pasar Agung menuju puncak memakan waktu antara 3—4 jam. Hanya saja jalur pendakian melalui rute Pura Pasar Agung jauh lebih terjal dibandingkan dengan rute Pura Besakih.

Aktivitas pendakian dianjurkan dilakukan pada musim kemarau, antara bulan Juli—September, karena pada musim hujan rute pendakian akan lebih berbahaya, jalan lebih licin, dan suhu di puncak gunung dapat turun secara drastis. Oleh sebab itu, para pendaki juga sebaiknya melengkapi peralatan seperti pakaian tebal untuk menjaga suhu tubuh, lampu senter untuk penerangan, serta makanan dan minuman secukupnya karena total waktu naik-turun gunung dapat mencapai 15—20 jam.

E. Harga Tiket

Masih dalam konfirmasi

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Untuk memudahkan pendakian, wisatawan dapat menyewa jasa pemandu (guide) dengan biaya sekitar Rp 150.000—Rp 300.000 untuk satu orang pemandu (April 2008). Selain itu, apabila wisatawan memerlukan peralatan mendaki, pengunjung dapat menyewanya di sekitar lokasi pendakian. Jika ingin menyewa penginapan untuk istirahat atau sekedar menunggu waktu memulai pendakian, wisatawan dapat menginap di Pura Besakih maupun Pura Pasar Agung atau menyewa losmen di sekitar pura. Untuk memenuhi kebutuhan perut wisatawan jangan khawatir, di sekitar Pura Pasar Agung dan Pura Besakih terdapat warung makan yang menjual makanan khas Bali.

(Lukman Solihin/wm/21/04-08)
__________

Sumber Foto: www.flickr.com - Rana Pipiens


Jika Anda dari luar Yogyakarta, dan ingin mengunjungi tempat ini dengan jasa travel biro, silakan hubungi:

Maharatu Tour and Travel

Jl. Sisingamangaraja No. 27 Yogyakarta.
Telp. +62 274 8373005. Fax. +62 274 379250
Email : maharatu@maharatu.com -maharatu257@yahoo.com
Website : www.maharatu.com


Share
Facebook
Dibaca 15.600 kali
Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan
komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola
obyek wisata setempat.
Komentar - komentar

kunty   23/10/08 11:09
jakarta pusat

Luar biasa!! pesona alamnya membuat saya ingin kembali berada di tanah klahiran nenek moyang saya.
agus dampek   31/10/08 04:00
br tengah desa tangkas klungkung

inggih dumogi je setate rahayu ring jagat bali sareng sami.. mangde nenten ketiben sekadi sane lintang! dumogi pemerintah setate eling ring ekadasa rudra!!!
dewi   21/01/09 06:30
Jakarta timuR

wUUUUaaaahhhh, mw Bgt deH nAik ke gUnunG aGung,
bWt namBah pEngaLaman. sekaLi2 mw jg cOba ndaKi di Luar pULau jaWa!
Dewa Sugiarta   10/03/09 01:04
kerobokan kuta utara

saya sangat bahagia apabila gunung agung yang katanya pinaka jongring salaka dapat dilestarikan lingkungannya. apalagi ada terbangun megah warisan leluluhur Bhatara kita semua yaitu Pura Besakih. Yang ingin saya komentari di sini adalah banyak sekali ada anjing berkeliaran yang tidak sehat kondisinya. Bahkan ada yang borok badannya berkeliaran di sekitar wilayah pura. Sangat menyedihkan sekali. Sehingga aroma bau yang tidak sedap mengalahkan aroma bau dupa. Saya mohon tolonglah jangan selalu mengabaikan hal yang tidak terpikir padahal sangat berdampak memprihatinkan sekali yang kita lihat dari kesucian Gunung dan pura itu sendiri. Kalau anjing-anjing itu sehat dan tidak borok atau penyakitan, kita tidak pernah melarangnya untuk ikut dan merasakan kehidupan, tetapi pekalah kita terutama yang terkait dalam tanggungjawab itu untuk memperhatikannya agar anjing-anjing di sana sehat dan tidak mengganggu kekhusukan kita sembahyang. terima kasih.
Bali villas best deals   06/04/09 01:46
Jl.Bedugul 1 Panjer denpasar

Kebesaran Tuhan Mercepada yang sangat menakjubkan. Ingin rasanya kembali berdiri di Puncaknya. Terima Kasih Ya Tuhan yang Maha Pengasih--Semoga dapat diambil hikmahnya bahwa Kesadaran Kasih antarsesama dan Alam Semesta adalah Keilahian Agama Universal. salam Reinlovsani.
ari   01/05/09 03:58
malapala - surabaya

bukti kebesaran Tuhan YME bahwa umatNya diberi petunjuk tentang isi alam semesta dan terima kasih untuk pemprov dan masyarakat Bali yang sudah menjaga dan melestarikan atas Gunung Agung sebagai simbol atas pulau Bali.
fernando   29/05/09 12:26
jakarta

keren juga gunung agung... jadi pengen ke sana!
chandra   07/08/09 01:32
bekasi

buat teman2 yg mo Gn.Agung mungkin hendaknya menyiapkan dana guide perhari 400rb, nego mentok2nya 300rb. pikir2 dulu deh klo mo ksana soale pk guide tuh wajib. komersil bgt kan????
Sy k sana juli 2009...
Komentar Anda tentang obyek wisata di atas :
Nama : *
Alamat : *
Email : *
URL / Website :
Misal : http://www.wisatamelayu.com/
Komentar - komentar : *
Komentar anda akan dimoderasi oleh administrator terlebih dahulu.
    your browser doesn't support image
Masukkan text diatas
*
   
* = Harus diisi
Fasilitas
  • Hotel
  • Bank
  • ATM dan Penukaran Uang
  • Pusat Informasi Wisata
  • Restoran dan Cafe
  • Biro Perjalanan
  • Souvenir / Cindera Hati
  • Imigrasi
  • Konsulat
  • Terminal Bus
  • Stasiun Kereta Api
  • Pelabuhan Laut / Dermaga
  • Pelabuhan Udara / Bandara
  • Maskapai Penerbangan
  • Kantor Pos
  • Telekomunikasi
  • Rumah Sakit
  • Fotografi & Studio
  • Catering
  • Fasilitas Lainnya
Ads