Pengunjung Online : 1.618
Hari ini :16.136
Kemarin :15.396
Minggu kemarin:119.920
Bulan kemarin:432.563

Anda pengunjung ke 48.598.447
Sejak 01 Muharam 1429
( 10 Januari 2008 )

Pengunjung baru?
   |   

Ads_C1
Arbia', 07 Dzul Qa'dah 1435 (Selasa, 2 September 2014)
Custom Search
Upacara Adat Reba
Kabupaten Ngada - Nusa Tenggara Timur - Indonesia
Upacara Adat Reba
Upacara Adat Reba di Kabupaten Ngada, Pulau Flores
Rating : Rating 2.4 2.4 (23 pemilih)

A. Selayang Pandang

Reba merupakan  upacara adat yang bertujuan untuk melakukan penghormatan dan ucapan rasa terima  kasih terhadap jasa para leluhur. Upacara ini juga digunakan untuk mengevaluasi  segala hal tentang kehidupan bermasyarakat pada tahun sebelumnya yang telah  dijalani oleh masyarakat Ngada. Melalui upacara ini, keluarga dan masyarakat  meminta petunjuk kepada tokoh agama dan tokoh adat untuk dapat menjalani hidup  lebih baik pada tahun yang baru. Upacara ini diadakan setiap tahun baru, tepatnya  di bulan Januari atau Februari.           

Tuan rumah untuk  upacara ini selalu bergiliran pada setiap tahunnya. Sehari sebelum perayaan  Reba dimulai, dilaksanakan upacara pembukaan Reba (su‘i uwi). Pada malam su‘i uwi dilakukan acara makan minum bersama (ka  maki Reba) sambil menunggu pagi. Pada pagi harinya, ketika upacara  berlangsung, para tamu disediakan makanan dan minuman yang sudah matang dan  siap dimakan (Ngeta kau bhagi ngia, mami  utu mogo. Kaa si papa vara, ini su papa pinu). Hidangan utama dalam pesta  ini adalah ubi. Bagi warga Ngada, ubi diagungkan sebagai sumber makanan yang  tak pernah habis disediakan oleh bumi. Karena itu, warga Ngada tidak akan  pernah mengalami rawan pangan ataupun busung lapar. 

Selama upacara Reba  berlangsung diiringi oleh tarian para penari yang menggenggam pedang panjang (sau) dan tongkat warna-warni yang pada  bagian ujungnya dihiasi dengan bulu kambing berwarna putih. (tuba). Sebagai pengiring tarian adalah alat  musik gesek berdawai tunggal yang terbuat dari tempurung kelapa atau juga dari  labu hutan. Sebagai wadah resonansinya alat musik ini ditutupi dengan kulit  kambing yang pada bagian tengahnya telah dilubangi. Sedangkan penggeseknya  terbuat dari sebilah bambu yang telah diikat dengan benang tenun yang telah  digosok dengan lilin. 

B. Keistimewaan

Upacara adat Reba  biasa dilakukan tiga sampai empat hari. Sebelum pelaksanaan upacara tari-tarian  dan nyanyian (O Uwi) diadakan misa  inkulturasi di gereja yang dipimpin oleh seorang pater atau romo. Beberapa  rangkaian upacara juga diiringi dengan koor nyanyian gereja, dan menggunakan  bahasa lokal Ngada. Upacara ini memang memadukan unsur adat dengan agama.

Di luar gereja, suasana  upacara adat bertambah meriah, ketika para penonton dan penari disodori satu  dua gelas arak (tua ara). Ini  merupakan tradisi setiap orang Ngada yang hadir dalam upacara tersebut. Namun  demikian, Reba tidak sekadar pesta hura-hura, tapi wujud kegembiraan (gaja gora) masyarakat Ngada dengan tetap  menjaga nuansa rohani.

C. Lokasi

Upacara Reba dapat  disaksikan di masing-masing kecamatan yang terletak di Kabupaten Ngada, Pulau  Flores, Provinsi NTT. Masing-masing kecamatan itu adalah Aimere, Bajawa,  Mataloko, Jerebu‘u dan So‘a.

D. Akses Menuju Lokasi

 Dari Kupang, ibukota Provinsi NTT, wisatawan  dapat naik pesawat menuju Ende, sebuah kota di  Pulau Flores. Setiba di sana, perjalanan dilanjutkan menuju Kota Ngada  yang berjarak sekitar 61 kilometer dengan naik minibus.

E. Tiket Masuk

Setiap pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk.

F. Akomodasi dan Fasilitas

Di kota Ngada terdapat beberapa  hotel, mulai dari kelas melati hingga bintang dua. Di samping itu, terdapat beberapa  restoran yang menyediakan makanan khas Ngada, dan  beberapa biro wisata yang siap melayani wisatawan  ke obyek wisata lainnya di sekitar Ngada.

(Hatib Abdul Kadir/WM/13/03-08)

__________

Sumber Foto: www.kompas.com


Share
Facebook
Dibaca 14.853 kali
Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan
komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola
obyek wisata setempat.
Komentar - komentar

charlie   18/05/08 05:00

saya sangat terkesan melihat wisata budaya Ngada dapat ditampilkan di sini karena memang selama ini sangat minim promosi budaya di daerah Timur Indonesia, khususnya NTB dan NTT (eastern from Bali). Saya sebagai putera Ngada sangat berterima kasih kepada pihak yang peduli dengan kebudayaan dan wisata daerah Ngada.
jika ada sesuatu yang bisa saya bantu, silahkan kirim email dan dengan senang hati pasti akan saya bantu. terima kasih untuk perhatiannya.
J Basyiran   28/08/08 07:48

Sebagai putera Ngada saya senang akan pemuatan Reba dalam forum pariwisata ini. Namun kurang lengkap bila dimensi filosofis dari Reba tidak diuraikan secara lebih mendalam. Menurut penuturan orangtua kami, Reba sangat erat berhubungan dengan asal-usul orang Ngada. Adakah narasumber yang kompeten di Ngada / luar Ngada yang bisa menyumbang artikel yang penuh bobot filosofis Reba itu?
_____________________
Terima kasih atas atensinya. WisataMelayu.com memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Anda untuk menyumbangkan data baik berupa tulisan maupun foto ke email: info@wisatamelayu.com. (Admin WisataMelayu.com)
NANDO   27/10/08 05:00

MARI BERSAMA KITA MAJUKAN POTENSI WISATA NAGEKEO!
DARI NANDO, PUTRA MAUNORI.
devan   28/10/08 09:16
jakarta

saya sangat bangga dengan adat reba dari ngada. sangat bagus dan bisa memotifasi saya dalam mengembangkan budaya bangsa Indonesia. terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah turut mengambil bagian dalam mengembangkan budaya bangsa kita.
eccy   20/11/08 03:44
yogyakarta

saya sebagai puteri ngada sangat bangga dengan adanya upacara reba sbg hasil budaya yang turun temurun dari para leluhur. semoga kita tetap dapat melestarikannya.
ima   16/02/09 08:16
jakarta

Mari membangun Ngada yang maju dan berprestasi, menjauhkan diri dari KKN serta mengembangkan dan memperkenalkan budaya Ngada seperti Pesta Reba sampai ke mancanegara. Selamat Ultah Ngada-ku yang ke 50 tempat aku dilahirkan.
melan   02/03/09 01:57
bintaro

saya sebagai orang jerebu’u sangat senang dengan muatnya beberapa informasi tentang daerah kami di situs ini, biarpun kami sangat jauh dari perkotaan tapi di sini kami sangat senang karena daerah kami menjadi tempat wisata.
nando doke   27/03/09 12:53
DEPOK JAKSEL

slm knl buat semuanya. sy nando dari nasawewe nagekeo. sy didepok, jaksel. MARI BERSAMA KITA BANGUN BUDAYA KITA.
Astry aja   02/10/09 05:37
Yogyakarta

AyO KItA bErJuAnG mEmAjUkAn "NAGEKEO KITA TERCINTA".
salsabila mighfar   24/11/09 02:31
cipanas

kuran asik ney kalimatnya, gaulin donk!
Komentar Anda tentang obyek wisata di atas :
Nama : *
Alamat : *
Email : *
URL / Website :
Misal : http://www.wisatamelayu.com/
Komentar - komentar : *
Komentar anda akan dimoderasi oleh administrator terlebih dahulu.
    your browser doesn't support image
Masukkan text diatas
*
   
* = Harus diisi
Fasilitas
  • Hotel
  • Bank
  • ATM dan Penukaran Uang
  • Pusat Informasi Wisata
  • Restoran dan Cafe
  • Biro Perjalanan
  • Souvenir / Cindera Hati
  • Imigrasi
  • Konsulat
  • Terminal Bus
  • Stasiun Kereta Api
  • Pelabuhan Laut / Dermaga
  • Pelabuhan Udara / Bandara
  • Maskapai Penerbangan
  • Kantor Pos
  • Telekomunikasi
  • Rumah Sakit
  • Fotografi & Studio
  • Catering
  • Fasilitas Lainnya
Ads