|
Arbia', 10 Muharam 1430 (Rabu, 7 Januari 2009)
Kolom wisata
 | 2 Januari 2009 12:10 Oleh: Viktor Siagian Berwisata ke Danau Toba, ketika mendapat tugas ke Sumatera Utara, pertengahan Agustus lalu, sangat mengasyikkan. Tidak hanya memanjakan mata dengan pesona alam, tapi juga sekalian menengok kampung halaman, yang sudah sebelas tahun saya tinggalkan. Danau bertipe vulkanik ini merupakan danau terbesar kedua di dunia sesudah Danau Victoria di Afrika. Secara administratif, Danau Toba berada di tujuh kabupaten, yaitu ... detail... » |
 | 27 Desember 2008 13:03 Oleh: R Adhi Kusumaputra Siapa bilang Jakarta tak punya lokasi wisata alam yang mengesankan? Jakarta punya pulau-pulau yang bisa didatangi di kawasan Kepulauan Seribu. Nah, banyak cara untuk menikmati kawasan wisata di Kepulauan Seribu. Salah satu caranya adalah dengan naik kapal pesiar Quicksilver Sunda Kelapa Cruise, yang mangkal di Marina Batavia di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara. Hari Minggu (14/12) siang, Kompas ... detail... » |
 | 20 Desember 2008 13:07 Oleh: Faustinus Handi Memandang kabut dari kaca bus Alam Indah pada akhir September 2008, rasanya waktu imajiner saya berhenti. Subuh itu, di ketenangan danau buatan di lingkar patung Pong Tiku, pahlawan Toraja, serta dilatari Gereja Sion I peninggalan Belanda dan Gunung Buntu Burake (1.094 meter di atas permukaan laut/mdpl), saya memasuki Makale, ibu kota Kabupaten Tana Toraja. Makale, yang mendapat julukan "kota dengan seribu ... detail... » |
 | 16 Desember 2008 12:28 Oleh: Agus Setiyanto Sebelum dimunculkannya sebuah gagasan yang diberi nama Persada Sukarno, ada beberapa kegiatan yang berskala nasional untuk memamerkan koleksi apa saja yang berkaitan dengan kehidupan Bung Karno. Pameran koleksi karya-karya Bung Karno untuk pertama kalinya dilaksanakan pada tahun 1970 kerjasama dengan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) dengan tajuk “Bung Karno dan Seni”. Selanjutnya, pameran kedua ... detail... » |
 | 13 Desember 2008 10:17 Oleh: Adi Warsidi Tangan perempuan itu menari-nari lincah menata untaian benang-benang sutra yang terhampar di seperangkat alat tenun tradisional. Sembari kakinya cekatan menggerakkan mesin kayu tersebut, sesekali tangan si perempuan menyisipkan benang-benang emas sesuai dengan motif layaknya sulaman. Perempuan itu, Ainul Mardhiah, 56 tahun, termasuk generasi pertama penenun di Kampung Siem, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar. “Saya ... detail... » |
 | 10 Desember 2008 08:59 Oleh: Raudal Tanjung Banua Bertandang ke Kalimantan Selatan pada Juni lalu, saya memilih berkunjung ke daerah transmigrasi Pelaihari. Kota kecil yang jauh dari sungai besar ini menarik perhatian saya sejak dulu lantaran menjadi setting novel Orang-orang Trans karya N.H. Dini, yang saya baca di bangku SMP. Mengisahkan perjuangan para transmigran di lahan gambut Kalimantan, penuh inspirasi. Ada keberpihakan pada "bumi dan langit" Tanah ... detail... » |
|
|