Sabtu, 25 Syawal 1435 (Jumat, 22 Agustus 2014)
Loading

Pantai Siung
Kabupaten Gunung Kidul - D.I. Yogyakarta - Indonesia

a:2:{s:2:"id";s:12:"Pantai Siung";s:2:"en";s:0:"";}
Pantai Siung
Rating : Rating 3 3 (3 pemilih)

A. Selayang Pandang

Berwisata ke Yogyakarta rasanya kurang lengkap jika tidak mengunjungi deretan pantai yang berada di pesisir selatan. Pantai Parangtritis biasanya menjadi salah satu pantai yang dikunjungi wisatawan. Karena selain mudah dijangkau, pantai yang satu ini relatif dekat dengan pusat Kota Yogyakarta. Namun, bagi Anda yang sudah terlalu sering ke Pantai Parangtritis sehingga ingin mencari objek pantai yang baru, cobalah Anda pergi ke daerah Gunung Kidul. Kabupaten yang terletak di pegunungan kapur bagian selatan Yogyakarta ini menyimpan keindahan pantai yang layak diacungi jempol.

Puluhan pantai membentang dari barat ke timur, hingga perbatasan daerah Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Dari puluhan pantai yang ada tersebut, kondisinya rata-rata masih alami dan belum banyak tersentuh ulah jahil tangan-tangan manusia. Beberapa pantai seperti Baron, Kukup, Sundak, dan Krakal memang sudah banyak dikenal oleh wisatawan sejak lama. Namun, pantai-pantai seperti Sadranan, Sepanjang, Wediombo, Ngrenehan, nampaknya masih asing di telinga wisatawan, padahal pantai-pantai tersebut jauh lebih indah dari panorama pantai-pantai yang telah disebutkan sebelumnya.

Salah satu pantai yang menyimpan potensi alam luar biasa adalah adalah Pantai Siung. Meski di kalangan wisatawan pantai ini belum seterkenal Pantai Baron, namun bagi para penyuka olahraga panjat tebing, pantai ini merupakan destinasi wisata wajib kunjung. Pantai yang terletak di Kecamatan Tepus dan berjarak hampir 100 km dari Yogyakarta ini menawarkan pesona pemanjatan dengan bonus pemandangan laut lepas. Keindahan alam khas pantai selatan serta petualangan terpadu menjadi satu dan semuanya dapat diperoleh di pantai ini. Oleh karena itu, banyak pemanjat yang berdatangan untuk menjajal menaklukkan tebing yang ada di pantai ini. Tidak hanya pemanjat lokal dan nasional, pemanjat dari luar negeri juga banyak yang berdatangan.

Sebelum dikenal sebagai arena panjat tebing, Pantai Siung hanyalah sebuah pantai yang kumuh, sulit dijangkau, dan sepi. Oleh karena itu, tak heran jika pantai ini tidak dikenal masyarakat luas. Namun, sejak dibuka sebagai areal pemanjatan pada tahun 2000, satu persatu wisatawan mulai mendatangi pantai ini. Setelah diresmikan oleh pemerintah DIY pada September 2005 sebagai kawasan minat khusus panjat tebing, Pantai Siung pun mulai berbenah dan mempercantik diri. Nama Pantai Siung pun semakin terkenal setelah digunakan sebagai lokasi Asean Climbing Gathering 2005 yang diikuti oleh 250 pemanjat dari 6 negara (Singapura, Jerman, Perancis, Filipina, Malaysia, dan Indonesia).

Saat ini, Pantai Siung sudah mulai ramai dikunjungi wisatawan, terlebih pada hari libur dan akhir pekan. Komunitas MAPALA (Mahasiswa Pecinta Alam) dari berbagai perguruan tinggi dan pemanjat dari FPTI (Forum Pemanjat Tebing Indonesia) juga bergantian melakukan diklat maupun latihan memanjat di kawasan ini pada hari sabtu dan minggu.

B. Keistimewaan

Gundukan bukit-bukit kapur yang ditumbuhi pohon jati akan menjadi pemandangan tersendiri di sepanjang perjalanan Anda. Jalan aspal yang terjal dan berliku menjadi tantangan pertama yang harus Anda taklukkan sebelum sampai di Pantai Siung. Namun, semua keletihan Anda akan terbayar saat Anda menjejakkan kaki di pantai berpasir putih ini. Terpaan angin laut dan suara ombak yang berdebur di bibir pantai mampu melapangkan kegalauan. Segala penat dan gelisah pun sirna.

Di pantai yang cukup luas ini Anda dapat melakukan berbagai aktivitas, mulai dari bermain ombak dan pasir, memancing, atau bermain voli pantai. Kondisi pantai yang tidak terlalu ramai bahkan cenderung sepi seolah-olah menjadikan Anda pemilik tunggal pantai ini. Anda tidak perlu berebut lahan untuk bermain atau berfoto, sebab ada banyak tempat lapang di pantai ini yang dapat Anda eksplorasi lebih jauh. Jika matahari sudah mulai tinggi, Anda dapat berteduh di bawah pepohonan, atau di gubug kecil yang ada di pantai ini. Menikmati bekal makan siang di tingkahi deru angin dan suara ombak tentunya akan menjadi pengalaman yang menyenangkan. Anda yang tidak membawa bekal tidak perlu khawatir, karena di kawasan Pantai Siung terdapat warung makan yang menyedikan menu masakan laut dengan harga relatif miring.

Selepas bermain di pantai, Anda bisa naik ke deretan tebing karst yang menjulang dengan kokoh di sebelah barat pantai. Tebing-tebing inilah yang biasa digunakan para pemanjat ketika melakukan aktivitas panjat tebing. Di antara tebing-tebing karst ini terdapat tanah lapang yang dapat digunakan sebagai tempat berkemah sekaligus tempat menyalakan api unggun. Dari ketinggian tebing, Anda dapat melihat Pantai Siung secara utuh dari ujung ke ujung, sungguh pemandangan yang indah.

Tebing-tebing yang ada di Pantai Siung ini merupakan surga bagi para pemanjat. Di kawasan ini terdapat sekitar 250 jalur pemanjatan dengan grade (tingkat kesulitan) dan karakteristik yang bervariasi. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak orang menyebut Pantai Siung sebagai “the best rock climbing site in Yogyakarta�. Jika Anda beruntung, Anda bisa bertemu dengan rombongan pemanjat yang sedang melakukan aktivitas pemanjatan di tebing ini. Para pemanjat itu biasanya suka berbagi ilmu.Sapalah mereka, siapa tahu Anda ditawari untuk memanjat satu jalur yang lain. Secara umum untuk memanjat tebing-tebing Siung dibutuhkan stamina dan keberanian yang tinggi.

Momen terbaik yang bisa anda dapatkan di Pantai Siung ini adalah saat sore hari. Dari ketinggian tebing, Anda dapat menyaksikan perubahan warna langit sore dan matahari yang perlahan turun hingga menghilang. Momen ini merupakan momen terbaik untuk mengambil gambar.

C. Lokasi

Pantai Siung terletak di Dusun Wates, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.

D. Akses

Akses paling mudah menuju pantai yang berjarak sekitar 98 km dari Kota Yogyakarta ini adalah melewati jalur utama Yogyakarta – Wonosari – Tepus – Purwodadi – Siung. Bagi Anda yang tidak membawa kendaraan pribadi, Anda dapat memulai perjalanan dari Terminal Giwangan Yogyakarta. Dari terminal, Anda dapat naik bus jurusan Jogja – Wonosari. Setelah turun di terminal Wonosari, silahkan Anda ganti angkutan umum yang melayani jalur Wonosari – Tepus. Angkutan umum ini hanya melayani perjalanan hingga terminal Tepus. Dari terminal Tepus, Anda bisa melanjutkan perjalanan menggunakan ojek sewaan. Selain itu, ada rute lain yang dapat Anda pilih. Dari terminal Wonosari, Anda bisa naik angkutan umum yang melayani perjalanan ke Desa Jepitu. Anda kemudian turun di pertigaan Pantai Siung dan melanjutkan perjalanan menggunakan ojek hingga tiba di bibir pantai.

Jika Anda berencana mengunjungi pantai ini secara berombongan, lebih baik Anda menyewa mobil kecil dari terminal Wonosari dengan kapasitas 6-10 penumpang. Anda tidak perlu bergonta-ganti kendaraan lagi, karena mobil sewaan ini akan langsung menuju ke Pantai Siung. Sedangkan bagi Anda yang membawa kendaraan pribadi tentu saja jauh lebih mudah. Anda dapat memilih menempuh rute Yogyakarta – Patuk – Wonosari – Tepus ataupun Yogyakarta – Imogiri – Panggang – Wonosari – Tepus. Kedua rute memiliki pemandangan alam yang sama-sama indahnya.

E. Harga Tiket

Tiket masuk Pantai Siung sangatlah murah, masing-masing pengunjung hanya dikenai biaya retribusi sebesar Rp 3.000,00. Selain itu, bagi pengunjung yang membawa sepeda motor harus mengeluarkan biaya tambahan sebesar Rp 2.000,00 untuk membayar biaya parkir.

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Mengingat lokasi Pantai Siung yang jauh dari pusat kota, wajar jika fasilitas yang ada di kawasan pantai ini hanyalah fasilitas standar seperti tempat parkir yang luas, toilet umum, serta warung yang menjual makanan dan minuman ringan. Selain itu, ada juga warung makan yang menyediakan menu ikan laut. Anda dijamin tidak akan kecewa dengan menu yang ditawarkan, sebab ikan yang dimasak merupakan ikan segar hasil tangkapan para nelayan.

Anda yang mencari hotel untuk menginap pasti akan sedikit kecewa, karena di Pantai Siung maupun area di dekatnya tidak ada hotel. Namun, Anda tidak perlu khawatir, di pantai ini terdapat pondok pemanjat yang berbentuk rumah panggung. Anda bisa menggunakan pondok pemanjat berkapasitas 12-15 orang tersebut untuk bermalam. Jika Anda ingin lebih menyatu dengan alam, lebih baik Anda membawa tenda dan berkemah di camping ground yang ada di balik tebing-tebing karang.

Elisabeth Murni

__________

Sumber Foto: Koleksi www.wisatamelayu.com



Jika Anda dari luar Yogyakarta, dan ingin mengunjungi tempat ini dengan jasa travel biro, silakan hubungi:

Maharatu Tour and Travel

Jl. Sisingamangaraja No. 27 Yogyakarta.
Telp. +62 274 8373005. Fax. +62 274 379250
Email : maharatu@maharatu.com -maharatu257@yahoo.com
Website : www.maharatu.com

Dibaca 2.038 kali
Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan
komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola
obyek wisata setempat.
Komentar - komentar

Komentar Anda tentang obyek wisata di atas :
Nama : *
Alamat : *
Email : *
URL / Website :
Misal : http://www.wisatamelayu.com/
Komentar - komentar : *
Komentar anda akan dimoderasi oleh administrator terlebih dahulu.
    This should be captcha image! but your browser doesn't support image
Ketik teks diatas
*
   
* = Harus diisi
  • Hotel
  • Bank
  • ATM dan Penukaran Uang
  • Pusat Informasi Wisata
  • Restoran dan Cafe
  • Biro Perjalanan
  • Souvenir / Cindera Hati
  • Imigrasi
  • Konsulat
  • Terminal Bus
  • Stasiun Kereta Api
  • Pelabuhan Laut / Dermaga
  • Pelabuhan Udara / Bandara
  • Maskapai Penerbangan
  • Kantor Pos
  • Telekomunikasi
  • Rumah Sakit
  • Fotografi & Studio
  • Catering
  • Fasilitas Lainnya
Ads

Adsense Indonesia