Jum'ah, 24 Syawal 1435 (Kamis, 21 Agustus 2014)
Loading

S
Kabupaten Bangka - Bangka Belitung - Indonesia

s:25:"Situs Prasasti Kota Kapur";s:2:"en";s:0:"";}
Situs Prasasti Kota Kapur terletak di Desa Kota Kapur, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka
Rating : Rating 1.8 1.8 (14 pemilih)

A. Selayang Pandang

Keberadaan Situs Prasasti Kota Kapur sangat erat kaitannya dengan perairan Selat Bangka yang sering dilintasi  oleh kapal-kapal nelayan setempat maupun asing. Menurut sejarah, pada tahun 1700-an di perairan yang jaraknya sekitar 21 mil dari Pantai Kota Kapur  (Penagan) tersebut sering terjadi perampokan terhadap kapal-kapal yang melintas  oleh para penyamun dan bajak laut yang bersembunyi di sekitar selat Bangka (Kota  Kapur dan sekitarnya). Kabar mengenai merajalelanya para bajak laut terdengar oleh  Raja Sriwijaya yaitu Sultan Ratu Akhmad Badaruddin. Menyikapi kondisi tersebut,  Raja Sriwijaya mengirimkan pasukan untuk memberantasnya. Utusan Raja Sriwijaya berhasil menaklukkan para perampok dan penyamun tersebut. Kemudian, agar tidak ada lagi gangguan terhadap kapal-kapal yang melintas dan juga membahayakan Kerajaan Sriwijaya, maka dibuatlah sebuah prasasti yang berisi tentang perjanjian para penyamun dengan Raja Sriwijaya. Prasasti inilah yang kemudian  dikenal dengan nama Prasasti Kota Kapur, karena prasasti tersebut dibuat di  Kota Kapur. Prasasti perjanjian tersebut berisi kesetiaan khalayak yang masuk  dalam kekuasaan Sriwijaya termasuk Pulau Bangka dan sekitarnya; dan harus taat  dan patuh kepada segala peraturan dan perundang-undangan yang telah ditetapkan  oleh Raja Sriwijaya; dan penghapusan segala bentuk perampokan dan pemberontakan  di setiap wilayah kekuasaan Sriwijaya.

Prasasti ini pernah  tertimbun tanah karena tidak dirawat. Baru pada tahun 1892 prasasti ini  ditemukan JK. Fander Meulend (orang Belanda) yang pada waktu itu menjabat  sebagai Administrator di Sungai Selan. Pahatan pada prasasti ini berjumlah  sepuluh baris dengan menggunakan aksara Pallawa dalam bahasa Sansekerta. Pada  tahun 1978, di areal situs ditemukan alas prasasti oleh penduduk desa Kota  Kapur. Alas prasasti yang memiliki panjang 30 cm, lebar 52 cm, dan berat 7 kg  tersebut sekarang berada di rumah juru pelihara Situs Kota Kapur. Di area ini  sudah dua kali diadakan penelitian oleh Tim Arkeologi Nasional bekerjasama  dengan Tim Arkeologi dari Perancis tahun 1994 dan 1995.

Di area situs ini,  pengunjung dapat menyaksikan sisa reruntuhan candi pada zaman Kerajaan  Sriwijaya, puluhan keramik, benteng tanah setinggi sekitar tiga meter, parit di  bawah benteng yang menyerupai terowongan bekas penggalian para arkeolog yang  mencari struktur bangunan candi dan bekas pondasi prasasti Kota Kapur, gedung mirip pendopo yang menyimpan barang-barang sejarah, dan potongan arca yang masih terawat baik. Di area ini terdapat batu berdiri menyerupai gapura yang tingginya sekitar 75 meter sebagai tanda ditemukannya situs ini oleh JK. Fander  Meulend.

B. Keistimewaan

Area ini merupakan area  situs sejarah yang banyak mengungkap kisah-kisah lama tentang kejayaan Kerajaan  Sriwijaya, sehingga sangat sesuai bagi pengunjung untuk menapaki jejak sejarah (memorial  journey atau a trip to historical sites) Kerajaan Sriwijaya ketika mengalahkan para  penyamun dan bajak laut.

C. Lokasi

Situs Prasasti Kota Kapur  terletak di Desa Kota Kapur, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Provinsi  Kepulauan Bangka Belitung. Lebih tepatnya, situs ini terletak di pinggir Sungai  Mendo yang bermuara di selat Bangka.

D. Akses

Dari Kabupaten Bangka menuju Mendo Barat, pengunjung bisa menggunakan angkutan umum. Akan tetapi dari Mendo  Barat menuju ke lokasi tidak banyak angkutan yang menuju ke sana. Oleh karena itu, pengunjung disarankan menggunakan kendaraan sendiri.

E. Harga tiket

Dalam proses konfirmasi.

F. Fasilitas dan Akomodasi

Tidak jauh dari lokasi situs  terdapat beberapa hotel dan penginapan.

(Budi Asyhari/wm/09/02-08)

__________
Sumber Foto: bangka.go.id

Dibaca 11.113 kali
Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan
komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola
obyek wisata setempat.
Komentar - komentar

andri · pangkalpinang   02/08/2009 05:01

harapan saya lebih dipromosikan lg... dan dilestariakn agar dpt dikenal lebih banyak orang... seperti di pulau jawa... bktikan bhawa bangka belitung jg punya objek wisata yg bisa diandalkan!

hanif k adi · pangkalpinang   07/08/2009 10:24

salam,
saya hanif, ketua kelompok kkn A.3 yg kebetulan ditempatkan di desa kota kapur. Rencananya 45 hari saya dkk akan menjalankan program yg telah dibuat oleh kami sendiri. Kami menitikberatkan program itu dengan potensi yg ada di desa tsb. yaitu pariwisata. Sangat disayangkan kalau prasasti kota kapur yg sgt terkenal itu hanya menjadi kenangan saja dan bahkan banyak (hampir semua) masy desa kota kapur yg tidak tahu-menahu tentang sejarah prasasti tsb.

Ada 3 program jangka panjang yg akan km jalankan, yaitu :
1. Pembuatan tugu selamat datang di jalan masuk desa kota kapur
2. Pembuatan dokumentasi sejarah kota kapur, baik berupa leaflet, buku atau sejenisnya untuk banyak kegunaan.
3. Mendorong pihak yg terkait, dalam hal ini pemerintah kabupaten Bangka Induk untuk membuatkan duplikat prasasti kota kapur dan benda2 bersejarah lainnya yg telah hilang dan kemudian dibuat rumah mini semacam museum mini untuk menyimpan benda2 tersebut. Dan km beserta masy kota kapur mendorong pemerintah untuk mengembalikan benda2 yg telah disimpan di jakrta untuk dikembalikan ke kota kapur sebagai aset pariwisata.

itu adalah cita2 kami sebagai kelompok KKN yg kebetulan mengabdikan diri di desa kota kapur dan jg seluruh masy kota kapur.

Adapun soal isi dr situs ini telah menambah wawasan kami tentang desa yg sedang kami observasi ini.

kalau dilihat secara keseluruhan, Babel belum siap dari yg dulunya provinsi yg berkiblat ke pertambangan menjadi provinsi yg mengandalkan pariwisata sebagai pendulang devisa. Mohon bagi kepala dinas pariwisata Bangka Induk untuk lebih kreatif dalam mengolah pariwisata di bangka induk. trims.

salam hangat dr kota kapur.

nb. kami akan mengundang bapak ke desa kota kapur untuk menjelaskan kepada penduduk akan pentingnya pariwisata sebagai penunjang ekonomi desa. Oleh karna itu, kami berharap kesediaan bapak untuk dapat menghadiri undangan kami. Undangan akan kami sampaikan secepatnya. Thanks. Wass.

Komentar Anda tentang obyek wisata di atas :
Nama : *
Alamat : *
Email : *
URL / Website :
Misal : http://www.wisatamelayu.com/
Komentar - komentar : *
Komentar anda akan dimoderasi oleh administrator terlebih dahulu.
    This should be captcha image! but your browser doesn't support image
Ketik teks diatas
*
   
* = Harus diisi
  • Hotel
  • Bank
  • ATM dan Penukaran Uang
  • Pusat Informasi Wisata
  • Restoran dan Cafe
  • Biro Perjalanan
  • Souvenir / Cindera Hati
  • Imigrasi
  • Konsulat
  • Terminal Bus
  • Stasiun Kereta Api
  • Pelabuhan Laut / Dermaga
  • Pelabuhan Udara / Bandara
  • Maskapai Penerbangan
  • Kantor Pos
  • Telekomunikasi
  • Rumah Sakit
  • Fotografi & Studio
  • Catering
  • Fasilitas Lainnya
Ads

Adsense Indonesia